Warta Kaili – Petenis Indonesia, Janice Tjen, mencuri perhatian publik tenis dunia setelah meraih kemenangan impresif pada babak pertama Qatar Total Energies Open 2026 di Doha.
Tampil sebagai penerima wildcard, Janice menumbangkan petenis Brasil Beatriz Haddad Maia dengan skor telak 6-0, 6-1 dalam laga yang berlangsung di Khalifa International Tennis and Squash Complex, Selasa (10/2/2026).
Kemenangan ini bukan sekadar tiket ke babak kedua, tetapi juga menjadi pernyataan kuat Janice pada debutnya di turnamen WTA 1000, level elite dalam kalender tenis putri dunia. Bermain tanpa beban, petenis berusia 23 tahun itu tampil dominan sejak awal laga hingga poin terakhir.
Awalnya, Janice dijadwalkan menghadapi petenis Rumania Sorana Cirstea. Namun, Cirstea memilih mundur dari turnamen usai menjuarai WTA 250 Transylvania Open di Cluj-Napoca.
Posisi tersebut kemudian diisi oleh Haddad Maia yang masuk sebagai lucky loser, setelah tersingkir di babak kualifikasi.
Situasi tersebut tidak mengubah fokus Janice. Pada set pertama, ia langsung mengambil alih kendali permainan. Servis keras dan penempatan bola yang presisi membuat Haddad Maia kesulitan mengembangkan permainan.
Statistik WTA mencatat Janice menghasilkan dua ace dan berhasil memanfaatkan tiga dari tujuh peluang break point, menutup set pertama tanpa kehilangan satu gim pun.
Memasuki set kedua, Haddad Maia sempat mencoba bangkit dengan dua ace yang ia ciptakan. Namun, konsistensi Janice dalam reli panjang dan ketenangannya saat mengembalikan bola kembali menjadi pembeda.
Petenis kelahiran Jakarta itu unggul dalam perolehan poin dari servis lawan dan terus menekan hingga kesalahan demi kesalahan muncul dari sisi Haddad Maia.
Janice kembali menunjukkan efisiensi dengan mengonversi dua dari tiga break point di set kedua. Setelah satu jam sembilan menit pertandingan, ia mengunci kemenangan dengan skor meyakinkan 6-1.
Lebih dari sekadar angka di papan skor, kemenangan ini mencerminkan kematangan permainan Janice. Ia bermain disiplin, sabar, dan percaya diri—ciri petenis yang siap bersaing di level tertinggi.
Bagi tenis Indonesia, langkah Janice di Doha menjadi kabar menggembirakan sekaligus harapan baru, bahwa talenta muda Tanah Air mampu bersuara di panggung dunia.***
