Warta Kaili — Setelah lebih dari satu bulan menunggu, Rans Simba Bogor akhirnya kembali merasakan manisnya kemenangan di Liga Basket Indonesia (IBL) 2026.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Jumat (6/2), Rans tampil dominan dan menundukkan Rajawali Medan dengan skor telak 99–70.
Hasil ini menjadi kemenangan kedua Rans musim ini, sekaligus penawar dari rangkaian hasil kurang memuaskan yang sempat membebani tim.
Pertandingan sempat berjalan seimbang di awal. Rajawali Medan bahkan memimpin dalam dua menit pertama, menunjukkan perlawanan dan kepercayaan diri. Namun momentum itu tak bertahan lama.
Memasuki menit keenam kuarter pertama, Rans mulai menemukan ritme permainan. Sejak saat itu, kendali laga sepenuhnya berada di tangan tuan rumah hingga peluit akhir dibunyikan.
Rans langsung tancap gas dengan mencetak 37 poin di kuarter pertama. Angka tersebut menjadi fondasi kuat untuk membangun keunggulan. Meski produktivitas poin sedikit menurun di kuarter-kuarter berikutnya, konsistensi dan disiplin permainan membuat keunggulan mereka tak pernah benar-benar terancam.
Bahkan, pada kuarter ketiga, Rans mencapai puncak dominasinya dengan keunggulan hingga 39 poin—jarak yang mencerminkan perbedaan kesiapan dan eksekusi di lapangan.
Secara statistik, Rans tampil jauh lebih efektif. Mereka memasukkan 35 dari 73 percobaan tembakan, setara dengan akurasi 47 persen. Dari luar garis, Rans juga tajam dengan 15 tripoin dari 34 percobaan. Sebaliknya, Rajawali kesulitan menemukan sentuhan terbaik.
Dari 71 percobaan tembakan, hanya 26 yang berbuah poin, sebuah catatan yang menggambarkan betapa kerasnya pertahanan Rans malam itu.
Kontribusi individu pemain Rans tersebar merata. Jabari Peter Narcis tampil menonjol dengan akurasi luar biasa dari jarak jauh. Ia memasukkan 5 dari 7 tripoin dan menutup laga dengan 21 poin, 7 rebound, serta 4 steal dalam 32 menit bermain.
KJ Buffen mencatat dobel-dobel impresif—20 poin dan 13 rebound—ditambah 6 asis, menunjukkan perannya sebagai jangkar permainan. Aaron Fuller tak kalah solid dengan sumbangan 20 poin, 8 rebound, dan 4 asis.
Di kubu Rajawali, Antonio Hester menjadi tumpuan utama. Ia mencetak 28 poin dan 12 rebound, meski harus bekerja keras dengan 26 percobaan tembakan. Dukungan datang dari Ater Majok yang membukukan 12 poin dan 12 rebound, namun selebihnya Rajawali kesulitan menjaga tempo dan akurasi.
Bagi Rans (2–4), kemenangan ini terasa penting secara emosional. Mereka baru sekali menang dalam lima laga terakhir, dan kemenangan terakhir sebelumnya terjadi pada pembukaan musim.
Ujian berikutnya sudah menanti: menghadapi Pelita Jaya yang masih sempurna dengan rekor 6–0. Sementara itu, Rajawali Medan (3–5) harus segera berbenah setelah menelan kekalahan kelima secara beruntun.






